2.24.2008

Never Give Up, Eduardo!

hari ini hati saya begitu miris begitu membaca koran pagi dan disitu tercantum berita bahwa kaki kiri striker Arsenal, Eduardo da Silva, patah setelah diterjang tackling brutal pemain Birmingham, Martin Taylor. satu kabar buruk yang harus diterima skuad Arsene Wenger mengingat mereka harus tetap menjaga jarak dari kejaran Manchester United yang semalam menang telak 5-1 atas Newcastle United. belum lagi bulan depan Arsenal akan melawat ke San Siro menjalani partai tandang lanjutan Liga Champions melawan sang juara bertahan, AC Milan.

menilik dari namanya, tepat sekali kalo anda menebak Eduardo da Silva adalah pemain kelahiran Brazil. tetapi Eduardo, begitu panggilan akrabnya, memilih membela negara Kroasia mengingat begitu sulitnya menembus persaingan posisi tim inti di Brazil. Eduardo lahir di Rio de Janeiro pada 25 Februari 1983 dan bermain di CBF Nova Kennedy dan Bangu Atletico Clube. meskipun tidak bermain reguler, tapi bakat Eduardo memikat pemandu bakat klub Dinamo Zagreb, Kroasia. akhirnya dia memutuskan hengkang memperkuat klub barunya tersebut. sempat dipinjamkan ke Inter Zapresic selama setahun, tetapi Eduardo tetap memperlihatkan sikap profesionalnya, terbukti dengan penampilan sebanyak 106 kali dan diimbangi dengan 76 gol.

prestasi itulah yang membuat Arsene Wenger, arsitek Arsenal, merekrutnya guna menambal lini depan sepeninggal Thierry Henry ke Barcelona. berpasangan dengan Emmanuel Adebayor melambungkan Arsenal ke posisi puncak English Premier League. sayang, menjelang ulang tahunnya ke-25, musibah itu datang. dan cedera ini pula yang memupuskan harapannya tampil di Uero 2008 membela bendera Kroasia. patut ditunggu kesembuhan Eduardo dan langkah Sang Profesor menentukan striker lain menggantikan posisi Eduardo di lini depan.

saya merasakan kengerian yang sama seperti yang dirasakan fans Arsenal ketika pagi ini melihat videonya yang saya download dari Youtube. sangat pantas kalo kemudian wasit langsung mengganjar kartu merah untuk Martin Taylor.

anda masi penasaran ato emang mempunyai nyali lebih untuk melihat replay musibah yang menimpa Eduardo? klik aja

saya pun saat memposting tulisan ini tidak punya cukup nyali buat menampilkan foto Eduardo ketika jatuh sambil meringis kesakitan memegang kaki kirinya.

I would like to wish him a speedy recovery.

2.20.2008

formula idaman Arema di Superliga 2008

kompetisi model baru yang berjudul Superliga masi akan diputar bulan Juli, tapi Arema udah molai menyiapkan pasukannya jauh hari sebelumnya.

dan tidak ada salahnya kan bikin satu formasi impian buat Superliga mendatang, para penghuni formasi intinya pun terdiri dari gabungan para pemain lawas dan pemain baru yang dirumorkan berlabuh di kota Malang.

Kiper : Hendro Kartiko

Full back : Maman Abdurrahman - Ricardo Salampessy

Bek kanan : Achmad Jufrianto

Bek kiri : Alexander Pulalo

Gelandang bertahan : Sutaji - Eka Ramdani

Gelandang serang : Firman Utina

Gelandang kanan : Arif Suyono

Gelandang kiri : Mahyadi Panggabean

Striker : Emile Bertrand Mbamba

Head coach : Bambang Nurdiansyah

formasinya bisa 4-4-2, 4-3-3 ato 4-5-1, yg penting total football dan satu sentuhan.

2.10.2008

kebetulan yang tidak kebetulan

adakah istilah di psikologi untuk satu kejadian dimana di satu waktu kita memikirkan keadaan ato kondisi seseorang yg dekat dengan kita dan di saat bersamaan dia juga sedang memikirkan kita?

apakah hanya cinta yang menjadi terminologi terakhir untuk reaksi spontan kita melihat ponsel berharap ada short message dari dia sementara dia di waktu yang sama akan mengirimkan pesan singkatnya kepada kita?

benarkah kedekatan batin yang menjadi alasan ketika apa yang sedang dia inginkan ternyata berada di depan hidung kita?

2.09.2008

deskripsi kerja baru


deskripsi kerja-nya OP webnet :

1. bukain pintu pas ada user yg kesulitan buka pintu masuk.
2. bersih bersih (nyapu, ngelap, etc).
3. bantuin user yg kesulitan pas ngakses internet.
4. bukain tutup botol minuman ringan buat user yg manja ga mau buka tutup botol ndiri.
5. mantengin server.
6. nyalain exhausting ama kipas angin.
7. tuker duit kalo pas recehan abis.
8. ngisi tinta printer.

dari sekian tugas yang tiap harinya rutin dijalanin, sepertinya akan (harus?) bertambah satu lagi ..
apakah itu?

melototin sandalnya user!!

karna hari ini ... buat yg kesekian kalinya ada user yg menekuk mukanya sambil ngomel ngomel, gara gara sandal jepitnya ketuker. sandalnya tuh user bermerek (joger kalo ga salah liat tadi) warna biru, sementara yg sebelah ketuker dengan sendal jepit butut warna merah.
yg bikin noy ga abis pikir, apa tuh oknum (sengaja make kata ini karna ga semua user punya motivasi buat tuker sandal pas ngenet) ga bisa bedain warna sandalnya?
padahal udah jelas berbeda banget kan?
merah ama biru ...

akhirnya setelah user malang - yg ketuker sandalnya - menunggu lama, dianya pasrah pulang dengan sandal ga matching tadi sambil ninggalin nomer telpon dengan harapan tuh oknum sadar dibukakan pintu hatinya untuk mengembalikan sandalnya.

karna tuh sandal dapet dari minjem temennya hahhahahha .....

1.26.2008

not all of us were born to lead

di bulan penghujung tahun 2007 kemaren, Jakarta menjadi tuan rumah festival film yang bertajuk Jakarta Internasional Film Festival (JiFFest) 2007. festival yang dihelat di di Blitz Megaplex, Jakarta, ini memutar gabungan film manca negara dan film Indonesia sendiri. dan tepatnya hari minggu (9/12), Aremania menjadi pusat perhatian para insan dan pemerhati festival film tersebut. sang dirigen Aremania, Yuli Sumpil, mendapat kehormatan bermain film bersama Addie M.S. (musisi orkestra) dan A.G.Sudibyo (dirigen paduan suara UI), di bawah besutan sutradara Andi Bachtiar Yusuf.

film yang berjudul
Film The Conductors ini menceritakan tiga orang pria yang berprofesi sebagai konduktor dalam pengertian yang berbeda satu sama lain. satu sebagai pemimpin orkestra terkemuka (Addie MS), satu pria memimpin 5.000 penyanyi dalam sebuah paduan suara (A.G. Sudibyo), dan satu lagi adalah pencinta sepak bola yang dapat menggerakkan 50.000 orang menari dan menyanyi (Yuli “Somphiel” Sugianto). ketiga pria ini memiliki kharisma yang merefleksikan kekuatan jiwa kepemimpinan mereka.

Andi Bachtiar Yusuf sendiri membutuhkan sekitar 7 bulan untuk merampungkan karyanya ini. sebuah masterpiece monumental mengingat menggabungkan ketiga tokoh diatas bukan perkara yang mudah. dan pada saat gala premiere The Conductors, ketiga tokoh tersebut hadir bersama The Jak dan Aremania. jalinan fusi yang indah antara dua basis supporter terbesar di Indonesia.

film yang menokohkan tiga pribadi dengan bidang gelutan dan komunitas yang berbeda ini mempu menyuguhkan sebuah (ato tiga malah :P) alternatif tipe pemimpin yang diidamkan. Addie M.S. begitu handal memadukan sekumpulan pemain musik menjalin sebungkus hidangan bernama orkestra.
A.G. Sudibyo dituntut "mengemudikan" ribuan pelantun yang tergabung dalam choir Universitas Indonesia. dan yang trakhir tapi tidak kalah hebatnya, Yuli “Somphiel” Sugianto bukanlah seseorang yang pernah mengecap bangku kuliah dan mepelajari cara memanage emosi puluhan ribu Aremania tetapi dia mampu dan masih dianggap yang terbaik.

sungguh suatu perpaduan yang indah saat lagu Indonesia Raya secara bersamaan dilantunkan dari ruang konser Twilite Orchestra, Balairung UI dan Stadion Gelora Bung Karno sebagai wujud unjuk diri dari masing-masing tokoh yang diberi tagline Pemimpin.

great job!!



PS. : sudut pandang lebih dalem tinggal klik
kalo teasernya The Conductors, tinggal pencet


1.18.2008

Terbunuh Sepi

Gerimis ditengah malam ..
Ditempat sedingin ini .. aku sendiri ..
Dan tak ada .. tempat mengadu ..
Dan bibir untuk kucium .. sepi membunuhku ..

Kuterlepas tak terkendali ..
Dan aku tenggelam .. semakin dalam ..
Oh tak ada .. tempat berteduh
Dan tubuh untuk kupeluk .. sepi membunuhku ..

*Jum'at malem, 18 Januari 2008 ... gerimis ama angin*

1.10.2008

Pak lek ...

Inna lillahi wa inna illahi roji'un

jodoh, maut dan rezeki adalah rahasia-Nya ...

dan kemaren giliran kabar duka yg didapat
Pak lek Sawal (aku biasa manggil gitu), sobat kental bapak, ternyata udah meninggal dan kita dapet kabarnya tuh pas udah lewat 40 harinya. Bapak begitu denger ngerasa kehilangan banget. dari sekian temen-temennya, Pak lek Sawal bisa dibilang salah satu dari temen akrabnya. dan yang paling aku inget jelas adalah ciri khasnya klo manggil Bapak dengan makian khas jawa timuran ato kalo ngga gitu dengan sebutan kasar yg ga pantes didenger tapi aku tau kalo itu tujuannya biar akrab dan Bapak juga ga keberatan dengan kondisi kayak gitu. karena keduanya emang sama-sama kasar dan ditakdirkan untuk "match" hehehe ...

Pak lek Sawal bertubuh tinggi besar dan bisa dikategorikan sehat, sangat sehat malah, karena dulunya aktif di basket. tetapi dari kabar trakhir yg aku denger, beliau mengidap asam urat akut dan penyakit itulah yang merenggut "kekasaran" dan "keakraban"-nya. sangat tidak mengenakkan memang kehilangan pribadi yang hangat dan solider.

Semoga Allah mengampuni segala dosa dan menerima segala pahalanya ... Amin ...

1.03.2008

B2 = Batu - Blitar

hepi nyu yirrr tu tosen en eik!!

malam pergantian tahun selalu sama, seperti tahun tahun sebelumnya, mendung gelap pas sorenya dan hujan ga brenti-brenti selepas isya. begitu juga malam kmaren. langit cenderung ga bersahabat ditambah angin kencang. cuaca yg ga bisa ditolerir semakin menutup peluang buat menghabiskan tahun 2007 di tempat keramaian. akhirnya selimut hangat menjadi teman melewati akhir tahun.

berbeda dengan malam di ujung tahun dimana langit begitu setia meneteskan air matanya, awal tahun 2008 ini begitu cerah, sesuai dengan resolusi yg aku buat pada jam 12 pas hehehe...
cuman bikin satu resolusi aja ... moga moga aja besok ga ujan alias cerah xixixi ... that's all `n it happen!!

napa seh aku ngarepin awal hari di tahun ini cerah? karna ada janji ma lulu :) sepakat pengen b'libur, hunting energi positif euheuehu ... harapannya seh seabis liburan, pikiran seger lagi yg imbasnya ke spirit kerjanya jadi maksimal :)
udah sempet ngerancang destination list pas malemnya tapi berhubung Payung - yg jadi tujuan pertama - begitu rame, langsung aja mutusin naek ke Coban Rondo, obyek wisata air terjun sebelum memasuki kota Pujon. udara yang segar ditambah harumnya pinus menjadi aroma terapi khas di sepanjang perjalanan. ngliat pemandangan kota Batu dari atas bener-bener satu view yg ga ada duanya.

begitu nyampe di lokasi, air terjun berdiri tegak terkesan angkuh, menegaskan bahwa dialah yg paling pantas untuk menjadi angkuh. kita ga sempet nanya sama bagian informasi, napa ko dinamakan coban rondo? apa karna dulu tempat para janda mandi (rondo = janda)? ato yg abis dari situ begitu nyampe rumah trus ribut ama suaminya dan lanjut ke pengadilan agama serta berakhir dengan predikat janda? i hope no!! kita berinisiatif lebih deket ke air terjunnya, menyentuh setiap bulir tetes air yg luruh dibawanya turun. berinteraksi langsung dengan salah satu ciptaan dan bukti kebesaran-Nya.

setelah puas, kita beranjak pulang dan yg ga aku sangka, ternyata Lulu naluri childishnya masi kental, terbukti dengan ketertarikannya pada kembang gula (gula kapuk), makanan berwarna merah muda berbahan dasar dari gula dan sekejap lumer begitu dicecap lidah. reaksinya cuman ketawa kecil pas aku bilang dia mirip anak TK :) dan hujan yang memaksa kita untuk ga segera beranjak. langit menangis tak kunjung berhenti, kita putusin beli jas ujan dan yg ga kita sangka tuh jas ujan ga beda jauh ama kostumnya Laa Laa-nya Teletubbies heiheihei ... kuning!! dan kita ngrasa mirip alien yg barusan turun di tempat terpencil xixixi...

begitu nyampe Batu, ternyata hujan cuman berlaku di area Coban Rondo alias ujan lokal :D
sempet brenti beliin oleh-oleh buat mamanya Lulu, keripik apel ma nangka sukses dibungkus. dan ga gitu jauh dari situ, apukat segede tangan preman jadi buah tangan berikutnya.

nyampe Blitar jarum jam pas nunjuk di angka 8. ketemu ama mamanya Lulu yg ternyata begitu hangat, santun dan lebih cakep dibanding Lulu heiheiehiehie ... refleksi dari satu keluarga yg ideal, terlihat dari hubungan yg dibangun antara orang tua dan anak seperti tidak ada jarak.

tahun baru
resolusi baru

12.25.2007

untitled

sampai saat ini
aku masih menatapmu lekat
teduhnya wajah
dibalut peringai sederhana
dalam bingkai maya
enggan kuberanjak
menatapmu dengan sebegitu lekat
setidaknya sampai saat ini

12.19.2007

Sweep!


satu pencapaian luar biasa bagi Kaka. selama bermain di AC Milan, klub ini terbukti memberikan keberuntungan baginya untuk menggapai gelar. Trofi Liga Italia, Piala Super Italia, Liga Champions, Piala Super Eropa dan yang paling gres, Piala Interkontinental. Kerja kerasnya di lapangan juga kerap menghadirkan gelar pribadi. Top skorer Liga Champions, Pemain Asing Terbaik Liga Italia, Football of the Year dari UEFA, Pemain Terbaik Dunia versi FIFPro dan majalah World Soccer, Ballon d'Or a.k.a Bola Emas, Pemain Terbaik di final Piala Interkontinental dan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA 2007.

Zurich yang merupakan ibukota dari Swiss dipilih FIFA untuk menggelar acara tahunannya dan dari para undangan yg terdiri dari para pelatih dan kapten timnas akhirnya memilih Kaka sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA 2007, unggul jauh dari saingan terdekatnya Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Kaka menyapu bersih gelar pribadi tahun ini. predikat yang tidak membuatnya besar kepala dan patut menjadi contoh para pemain muda. gaya hidupnya tetap sederhana, ga doyan dugem apalagi pesta dan sangat religius. pantas saja AC Milan ingin mengikatnya dengan kontrak baru hingga 2013.

di sesi lain, FIFA juga menganugrahi Marta sebagai Pemain Terbaik Wanita dan Sergio Aguero sebagai Pemain Muda Terbaik. Barcelona menjadi Tim Fair Play yang rela kostum bagian dadanya dipakai sebagai logo salah satu badan kemanusiaan PBB, UNICEF.

12.15.2007

save my soul

ide setengah jadi berbaris berusaha sabar menanti giliran untuk dilahirkan. ide yang datang dari kegelisahan dan fenomena hidup. dibutuhkan pengembangan dan tentu saja, sentuhan akhir untuk menjadikannya layak untuk dibaca. tapi aktivitas lain menghadang si ide untuk hadir di dunianya. dia tidak membiarkan begitu saja ide hadir dan eksis.

dengan tidak menyegerakan proses kelahiran, hanya memberikan peluang bagi repetisi ato pengulangan kepada ide untuk menagih janjinya. seperti debt collector yang menagih kepada sang klien saat telah melewati tempo.

semestinya ide langsung dilahirkan begitu lampunya menyala di langit langit otak. karena dengan mengendapkannya, hanya akan menghapus "soul" dari ide itu sendiri.

12.06.2007

littera scripta manet

pertama kali yang menginjeksi virus baca pada noy kecil adalah ibu. beliau lah yang berinisiatif berlangganan harian Jawa Pos, untuk mengetahui perkembangan sudut dunia, serta berlangganan majalah Siswa, untuk noy kecil. serial komik laga Tiger Wong pun dibeli untuk memanjakan imajinasi noy dan nang, kakaknya. sekalipun efek dari serial komik tersebut tidaklah baik bagi ibu, terbukti dengan teriakan kekesalannya saat melihat kedua putranya berantem dengan mengadopsi jurus-jurus yang ada di serial itu, tapi tidak menyurutkan usahanya untuk menumbuhkan kecintaan membaca pada anak-anaknya.

nang lebih cenderung ke bacaan otomotif dan petualangan. dia lah yang mengenalkan pertama kali karakter komik yang mendunia, seperti tintin, asterix, steven sterk dan karakter laen yang terlalu banyak untuk disebut. dia juga yang membawa sepetak tempat yg penuh berisi ratusan bahkan ribuan buku bernama perpustakaan dan menancapkan tiang penyangganya di otak noy kecil.

selepas SD, noy kecil mengalami perubahan (tepatnya penambahan) selera, sejalan aktivitas minggunya di sekolah sepak bola. yupz!! mingguan olahraga Kompetisi menjadi santapan di saat pelajaran sekolah. di saat anak sebayanya lebih senang maen nintendo ato sega, noy kecil sibuk membaca dan menghafal profil bintang-bintang Serie A Italia. Marco Van Basten menjadi orang pertama yang menghipnotis noy untuk menjadi milanisti.

beranjak remaja, majalah Hai dan tabloid Bola yang bergantian kluar masuk mengisi memori di otak kanan dan kiri. gabungan panduan musik dan olahraga begitu memanjakan noy. sungguh begitu memanjakan. dari Haiklip jugalah, noy mengenal satu sisi dari band-band Indonesia dan manca yang tidak terekspos oleh media lain.

waktu pun beranjak, buku-buku "serius" menjadi sasaran berikut kerakusan membacanya. kumpulan puisi dari sang legenda sufi, Rumi, ampuh membelalakkan mata batinnya dan menjaga tangannya untuk tidak menutup buku sebelum lembar terakhir terbaca. belum lagi karya fiksi ilmiah Dewi Lestari yang menembus lorong keterbatasan nalar, Supernova. dwilogi Saman dan Larung-nya Ayu Utami yang mengupas perjuangan aktivis demokrasi, biografi Che Guevara, otobiografi Malcolm X serta berbagai sastra karangan penulis dalam negeri.

sebenernya masi banyak buku terbitan lawas yg blom sempet dibaca dan sampai saat ini masi tetep menjadi target buruan, a.l : The Godfather, trilogi Winnetou, ...

12.05.2007

goblok!!

klo bole jujur, ini kata yg noy benci banget buat didenger. ga di dunia nyata, ga di film, ga di tivi ... pengen muntah aja dengernya. apa ga ada kata laen yang merujuk pada ketidak mampuan tapi disampein dengan bahasa dan kata yang mengena skaligus mengoreksi.

toh tidak slamanya konsentrasi kita berada di titik teratas, pasti ada kalanya datang lengah dan khilaf. dan itu wajar ... konsekuensi dari setiap aktivitas yang menuntut mobilitas dan perhatian lebih. kontemplasi bisa jadi jalan tengah terbaik dari setiap masukan.

bukan ... bukan dengan kata makian yang pantesnya buat orang yang tidak pernah mengenal istilah pendidikan formal maupun non formal.
noy percaya bahwa kita tuh pasti mengenal bangku sekolah yang mengajarkan pelajaran dan norma termasuk penyampaian pendapat terhadap sesuatu yang berbeda. tapi disana tidak diajarkan beragam makian berikut variannya.
dalam berbagai lingkup pendidikan, baik itu di rumah, sekolah maupun lingkungan masyarakat, tentulah ada nilai dan norma yang mengatur tentang adab pergaulan berikut aturan di dalamnya.

bukannya pengen berkesan menggurui, sebates yang noy tau aja.

12.03.2007

who's the winner golden ball 2007?



dua foto diatas adalah jawaban paling valid atas pertanyaan "siapakah peraih penghargaan Golden Ball 2007?". yupz!! Kaka-lah yang akhirnya menempatkan Cristiano Ronaldo di posisi kedua dan Lionel Messi di posisi ketiga. penghargaan yang dihelat oleh majalah France Football ini menentukan 3 calon dan finally mengerucut pada satu orang yang divote oleh 96 jurnalis dari seluruh dunia. tidak bisa dipungkiri, titel dan top skorer Liga Champions turut memberikan andil bagi Kaka untuk menempatkannya di posisi teratas di mata para wartawan. hal inilah yang tidak dimiliki kedua runner up. penghargaan ini menambah panjang deretan penghargaan pribadi yang diraihnya bersama AC Milan dan timnas Brazil.

congratz, Ricky!

12.01.2007

cewe > cowo ?

mungkin klo sensus di tiap tiap negara dikumpulin trus diadain quick count, kesimpulannya bisa jadi judul diatas menjadi bener. perempuan, wanita, cewe ato siapapun sebutan bagi mereka, merupakan penguasa tunggal atas kaum laki-laki. dominasinya tak terbantahkan! kini di setiap bidang pekerjaan, kaum wanita berusaha menancapkan eksistensinya. pekerjaan yang dulu tabu untuk dikerjakan, sekarang udah bukan sesuatu yang mengejutkan bila dikerjakan oleh wanita. kondektur, sopir dan berbagai bidang pekerjaan lain, yang bahkan bisa disebut pekerjaan yang kasar. sekarang mereka udah ga canggung lagi. sebagian ada yang menjadikan kesulitan ekonomi sebagai alasannya, ada juga yang menjadikan emansipasi sebagai alibi. tidak ada yang membantah bahwa kondisi republik ini tidak menunjukkan sesuatu yang menggembirakan pada dekade ini. tidak ada yang bisa meramalkan hari esok, bahkan untuk sekedar makan ... kecuali bagi mereka yang dianugrahi garis keturunan dan keadaan yang memihak kepada kemewahan.

kembali ke subyek cewe tadi ...
mengutip isi postingan temen, ternyata Oprah Winfrey pernah ngebahas di salah satu episodenya bahwa berdasarkan kenyataan dan statistik, cewe berada di atas cowo. fakta yang tidak menguntungkan hehehe ... disini juga diungkap bahwa pihak cewe lah yang harus aktif mendapatkan perhatian dari si cowo. sangat irrasional dan menyalahi kodrat yang sudah digariskan, tapi keadaanlah yang mungkin menuntut si cewe harus berbuat demikian. mereka mulai remaja udah mengalami peluruhan dinding rahim, yang artinya ke depannya mereka dikondisikan untuk bereproduksi. bukan untuk sendiri.
dengan kondisi seperti itu, maka memang cowo menjadi satu satunya makhluk yang diperebutkan belasan wanita, jika boleh membuat perbandingan.

cacing tergolong hewan hermaprodit a.k.a berkelamin ganda
so ... siang siang ato pas lagi nglamun gitu bisa sambil reproduksi hehehe ... LOL!!
andai cewe seperti cacing
ga perlu repot repot nguber cowo untuk menjadi finisher siklus reproduksinya :P

+62...

ada yg berminat ganti kartu dengan deretan nomor cantik? ato emang barusan beli hp baru?
klik ini aja klo mo liat liat nomor yg gampang diinget sklian nyocokin ma feng shui :D
semua kartu plus harganya ada disitu

11.26.2007

rekor 3,5 tahun

lagi males..
bad mood ..
gara gara kmaren nonton big match Arema vs Persipura Jayapura

pagi pagi udah berburu tiket, sengaja nyari yg ekonomi biar dapet "soul"nya nonton bola hehehe...
tiketnya seh dibandrol 15 ribu tapi kmaren dapet yg harganya 16 ribu. rada ga ikhlas seh pas beli tuh tiket, ngrasa dirampok terang terangan (emang ada dirampok gelap gelapan :P). beli empat buat noy, andry, teguh ma temennya. smua berjalan lancar sampeeeee .... temennya teguh datang dan yg dateng dua orang! otomatis kurang satu tuh tiket dan jam udah nunjukin pukul 1. begitu nyari lagi ... guess what? tiket udah melonjak jadi 35 ribu! ga jadi beli dengan harapan dapet tiket di stadion.

tenang tenang ... kejutan blom berakhir *ambil napas*

begitu nyampe stadion, ada yg nawarin tuh tiket, masi ada seh tapi 40 ribu!! OMG ... yg bener aja?! tapi berhubung cuman butuh satu terpaksa deh tuh tiket akhirnya pindah tangan.

02.30 PM
masuk ke dalam stadion dengan sekuat tenaga dan sikut kanan kiri, akhirnya masuk juga ... dan seluruh tribun udah full, padahal masi sejam lagi kick off dimulai.
ternyata noy masuk sendirian, terpisah ama gerombolan si berat hehehehe ... ga tau tuh mreka bisa masuk pa ga? 'coz tribun udah full, terpaksa deh turun ke sentleband deket bench arema. dan ga lama udah ketemu ma gerombolan tadi xixixi ... sayangnya temennya teguh kecopetan pas mo turun ke sentleband! nokia 2115 di saku depannya sukses raib!

03.20 PM
kick off dimulai ...
Persipura Jayapura yang dianugrahi alam yang menunjang dan talenta yang berlimpah tampaknya setingkat diatas pemain Arema dari segi skill dan kerjasama.

persipura jayapura lah yang mengakhiri rekor angkernya Arema ketika bermain di Malang. rekor yang awet sepanjang 3,5 tahun tanpa tersentuh kekalahan akhirnya lenyap. skor 0 - 1 sudah cukup membuat beberapa oknum supporter membakar kertas di area tribun utara, sudah cukup membuat aparat panpel sibuk melindungi Alil Rinenggo -sang wasit yang begitu "hebat" dalam memimpin suatu laga bertitel big match- dari lemparan botol dan sudah cukup membuat puluhan ribu Aremania melontarkan sumpah serapah.
hasil yang udah pasti bikin Aremania kecewa, tidak hanya di Malang, tapi juga di Batam, Kalimantan, Sulawesi bahkan di tanah Papua sendiri.

jago juga PSSI bikin skenario ...

kenapa bukan Purwanto, kenapa juga bukan Jimmy Napitupulu yang memimpin duel tim papan atas ini? Alil bersama Yesayas Leihitu cenderung "merugikan" Arema, terutama soal ketegasan menghadapi kasarnya permainan lawan Arema. pelit kartu dan membiarkan semua pelanggaran seperti tidak ada apa-apa.

Miroslav Janu dan Satrija Budi Wibawa sendiri udah terlanjur malas menilai kinerja pemimpin pertandingan karena mereka udah tau bahwa setiap kritikan pedas dan laporan tertulis hanya akan menguap begitu sampai di Senayan sana.

11.14.2007

Lone Hero


tanggal di pojok kanan bawah komputer ini menunjuk ke angka 14 November 2007. 4 hari yang lalu, tepatnya 10 November, tanggal yang selalu diperingati sebagai Hari Pahlawan. momen yang merujuk pada saat arek-arek Suroboyo bertempur melawan sekutu yang akan menduduki Surabaya. sekutu yang dimotori oleh Inggris menyerbu Surabaya dari darat, laut dan udara. pertempuran itu jelas tidak seimbang dan tidak akan menjadi sejarah tanpa dorongan semangat darinya.
Dia ...
Bung Tomo ...
seorang pejuang yang menjadi ikon petempuran Surabaya 10 November 1945. motivator ulung yang mengangkat moral dan semangat pejuang lewat pidato heroiknya di RRI Surabaya. dan akhirnya Brigjen Mallaby, pucuk pimpinan sekutu, tewas di pertempuran itu dan membuat berang segenap pimpinan sekutu lainnya.

tapi saya ngga ingin sentimentil mengingat kembali peristiwa 62 tahun yang lalu tersebut. saya ingin sedikit mengupas sisi personal dari Bung Tomo yang tidak banyak diketahui oleh orang banyak. beliau dilahirkan di Surabaya dan ikut berjuang pada era revolusi. bertemu dengan seorang gadis dari Malang yang pada waktu itu berprofesi sebagai perawat dan kemudian dipersuntingnya di Malang.

selepas masa revolusi, Bung Tomo pindah ke Malang dan melanjutkan merintis karier politiknya di Jakarta. dikaruniai sifat yang kritis membuatnya vokal terhadap pemerintahan Soekarno dan Soeharto. pembawaan itulah yang membuatnya diasingkan secara politik bahkan juga dipenjara. bahkan kedua presiden tersebut menolak mengakui Bung Tomo sebagai pahlawan nasional, meskipun negara lain mengakuinya. Bung Tomo sendiri menolak dianggap sebagai pahlawan nasional karena beliau tidak mementingkan sebutan tersebut.

tahun 1981 ...
beliau menunaikan ibadah haji ke Mekkah bersama sang istri. Sang Khalik pun memilih menjemputnya saat itu. beliau meninggal dan dimakamkan disana. sebelum wafat, Bung Tomo sempat melontarkan gurauan kepada istrinya. istrinya diharap menyusulnya meninggal setelah 3 hari kematiannya agar istrinya punya waktu membaca berita yang dimuat di surat kabar tentang kematian beliau. tepat 3 hari setelah kematiaannya, ternyata ibunda dari bung Tomo lah yang menyusul beliau wafat. selepas setahun setelah Bung Tomo wafat, jenazahnya dipindah ke Surabaya. beliau pernah berwasiat untuk tidak dimakamkan di taman makam pahlawan dengan alasan disana banyak makam koruptor. pernyataan inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa beliau tidak diangkat menjadi pahlawan nasional. Menteri Sosial pada saat itu menolak memberikan status pahlawan nasional karena Bung Tomo cuman local hero. karena syarat menjadi pahlawan nasional adalah pernah diusulkan dan diseminarkan. Bung Tomo memenuhi syarat itu tetapi beliau tidak menghendaki status tersebut. harga diri berada di level teratas baginya.

karakter yang sulit dicari padanannya saat sekarang.

11.13.2007

21 cineplex vs blitz

trakhir nonton kapan ya?
ehmmm .... bentar bentar ....
udah lama kayaknya
waktu itu nonton 3 hari untuk selamanya, yg jadi protagonisnya Nicholas Saputra ama Adinia Wirasti. film garapan Riri Riza ama Mira Lesmana ini emang dikhususkan bagi penonton berusia 18 tahun keatas karena ada beberapa adegan yang ga layak untuk dipertontonkan bagi anak di bawah umur. di sisi lain, Riri juga mengajak para penontonnya untuk mengupas dan memahami film ini dari sudut pandang yang berbeda. bukan dari sudut pandang ketimuran. bukan juga dari persepsi orang indonesia.

film yang mengisahkan perjalanan sepasang muda mudi dari Jakarta menuju Jogjakarta. Riri mengangkat tema post-adolescent dalam bentuk road movie, bercerita tentang kegelisahan menatap masa depan dan keterasingan mereka menghadapi lingkungan tradisi keluarga dan kebebasan semu di negeri ini. Riri sendiri mengangkat isu keseharian dalam kehidupan anak muda dengan gamblang dan apa adanya.

Film ini menceritakan Yusuf (Nicolas Saputra) pemuda berusia 21 tahun bersama Ambar (Adinia Wirasti), gadis berusia 19 tahun, yang melakukan perjalanan selama tiga hari dari Jakarta menuju Yogyakarta untuk menghadiri pernikahan kakak kandung Ambar.

Perjalanan yang seharusnya bisa ditempuh selama satu hari tersebut molor menjadi tiga hari karena mereka seringkali mengubah rencana perjalanan dengan berhenti dan menginap di beberapa tempat lain. Dalam perjalanan itulah terjadi beberapa kejadian menarik diantara mereka berdua terkait dengan budaya daerah yang mereka lewati. Selain itu, dalam beberapa hal, Yusuf dan Ambar mempunyai perbedaan prinsip dalam hidup mereka.


Yusuf dan Ambar adalah anak muda jaman sekarang. Tidak seperti orang tua mereka yang masih menjunjung budaya timur yang cenderung kolot, mereka adalah contoh dari “generasi MTV”, sebuah generasi yang lebih bebas dari dibandingkan generasi terdahulunya.

Selama tiga hari itu pula, sedikit banyak mengubah cara pandang mereka dalam meraih masa depan yang ingin mereka raih ataupun harus ditempuh dalam menjalan kehidupan.


Dalam film ini, Riri Riza memberikan kepuasan kepada penonton dengan memanjakan mata lewat sinematografi yang cukup indah lewat beberapa pemandangan mulai dari area puncak hingga perjalanan sepanjang pantai utara Jawa. Tidak itu saja, Riri Riza juga menampilkan pemandangan khas masyarakat setempat sepanjang kota-kota yang dilalui oleh Jusuf dan Ambar.


film ini telah mendapat kehormatan tampil di acara premiere Hong Kong International Film Festival dan Singapore International Film Festival dan mendapat sambutan yang antusias dari penonton dan pemerhati film internasional.

akhir-akhir agak males mo nonton, coz begitu ngliat schedulenya cineplex 21 jadi pengen muntah. yang ada tuh cuman film horor, horor dan horor ... situasi industri perfilman Indonesia saat ini merefleksikan satu kondisi dimana para produser lebih memilih "bermain aman" dengan mengangkat tema horor yang kali ini sedang booming. mereka terkesan miskin ide karena film yang beredar berada di satu tema yang sama. film 3 hari untuk selamanya bisa jadi salah satu upaya untuk lari dari doktrinasi produser film komersial.

bagi penikmat film di Jakarta dan Bandung pasti tidak terlalu mengeluhkan pilihan menonton film, karena mereka memiliki alternatif tontonan selain di 21 cineplex. adalah Blitz, satu venue baru yang menghadirkan paduan film Hollywood, film yang cuman bisa disaksikan di festival dan film Indonesia sendiri tentunya. disini juga dikemas satu bentuk entertainment yang berbeda dibanding dengan 21 cineplex. Satin Lounge, Function Rooms, Stage, Blitz Cafe serta Stores lah yang membedakannya dengan 21 cineplex. sayang sekali cuman penikmat film di dua kota besar tersebut diatas yang bisa menjelajahi modernitas saingan berat 21 cineplex itu.